NVIDIA CUDA dan ATI STREAM,
Nilai Lebih Sebuah Kartu Grafis.
CUDA merupakan teknologi anyar dari produsen kartu grafis Nvidia, dan mungkin belum banyak digunakan orang secara umum. Kartu grafis lebih banyak digunakan untuk menjalankan aplikasi game, namun dengan teknologi CUDA ini kartu grafis dapat digunakan lebih optimal ketika menjalankan sebuah software aplikasi. Fungsi kartu grafis Nvidia digunakan untuk membantu Processor (CPU) dalam melakukan kalkulasi dalam proses data.
CUDA merupakan singkatan dari Compute Unified Device Architecture, didefinisikan sebagai sebuah arsitektur komputer parallel, dikembangkan oleh Nvidia. Teknologi ini dapat digunakan untuk menjalankan proses pengolahan gambar, video, rendering 3D, dan lain sebagainya. VGA – VGA dari Nvidia yang sudah menggunakan teknologi CUDA antara lain : Nvidia GeForce GTX 280, GTX 260,9800 GX2, 9800 GTX+,9800 GTX,9800 GT,9600 GSO, 9600 GT,9500 GT,9400 GT,9400 mGPU,9300 mGPU,8800 Ultra,8800 GTX,8800 GTS,8800 GT,8800 GS,8600 GTS,8600 GT,8500 GT,8400 GS, 8300 mGPU, 8200 mGPU, 8100 mGPU, dan seri sejenis untuk kelas mobile (VGA notebook).
Software yang sudah pasti dapat menggunakan teknologi CUDA antara lain :
- Photoshop Creative Suite CS 4. Dengan menggunakan kartu grafis yang sudah support CUDA, proses editing gambar dengan photoshop terutama untuk gambar beresolusi tinggi bisa dipercepat sampai ratusan persen, proses zooming dan rotate gambar bisa sangat cepat dilakukan. Selain itu proses import animasi 3D dan manipulasinya ke dalam photoshop pun dapat dilakukan dengan mulus.
- Pegasys TMPGenc 4.0. Software ini merupakan aplikasi pengolahan video. Dengan menggunakan kartu grafis dengan teknologi CUDA, proses encoding sebuah video dapat dijalankan lebih cepat dari pemakaian CPU saja sampai dengan 400 %. Selama ini orang menggunakan CPU yang kencang dan MultiCore untuk berusaha mengolah lebih cepat video encoding.
- Serta beberapa software lainnya.
Tidak mau ketinggalan dari Nvidia, AMD juga menggunakan teknologi kartu grafisnya untuk menjalankan atau mempercepat proses sebuah aplikasi. AMD menamakan teknologi ini dengan ATI STREAM, yaitu teknologi hardware dan software yang memungkinkan graphics processor (GPU) AMD, bekerja secara bersama-sama dengan processor (CPU) untuk mempercepat aplikasi-aplikasi umum, dan tidak terbatas hanya pengolahan gambar saja. Pengolahan video encoding, enkripsi, dan lain sebagainya bisa dilakukan dengan cepat menggunakan GPU. AMD merilis teknologi ini bersamaan dengan keluarnya driver terbaru mereka Catalist 8.12. Kartu grafis yang sudah mendukung ATI STREAM adalah kartu grafis Radeon seri 4000, diantaranya adalah : Ati Radeon 4870 X2, ATI 4870, ATI 4850, ATI Radeon 4670, dan lain sebagainya.
Software yang sudah mendukung ATI STREAM antara lain :
- ATI Avivo Video Converter
- Adobe Acrobat Reader
- Adobe Photoshop CS 4
- Adobe After Effect
- Microsoft Power Point 2007
- ArcSoft Total Media Theater
- Cyberlink Power Director 7
Dari beberapa pengujian yang dilakukan, penggunaan teknologi yang sering disebut GPGPU (General-Purpose Computing on Graphics Processing Units) ini memang sangat membantu kinerja processor. Dengan menggunakan kartu grafis yang lebih bagus kinerja yang dicapai cenderung lebih tinggi dibandingkan jika kita mengganti processor dengan yang lebih bagus.
Sebagai konsumen yang selalu disuguhi dengan teknologi baru, tentunya sayang sekali jika Anda tidak memanfaatkannya. Silakan mencoba fitur CUDA bagi Anda yang memiliki kartu grafis Nvidia, dan silakan mencicipi ATI ASTREAM bagi anda yang mempunyai kartu grafis AMD Ati Radeon.
Written by Iwan
Quadra Jakal Computer
Dimuat JawaPos Radar Jogja Tanggal 5 Januari 2009 halaman 14
———————————————————————————————–
Menjajal Kehebatan Intel Core i7

Processor Core i7 965 Extreme Edition ini merupakan processor desktop tercepat yang ada di dunia saat ini.
dibandingkan dengan Intel Core 2 Duo secara fisik Processor Intel Core i7 memiliki bentuk yang lebih besar, dan heatsink bawaan yang lebih besar pula. Seri Core i7 965 Extreme Edition ini memiliki heatsink berbahan campuran antara alumunium dan tembaga, dan yang unik adalah fannya berwarna biru.
Dalam uji coba, processor ini dipadukan dengan beberapa komponen lain yaitu mainboard MSI X58 Platinum, Memory OCZ DDR3 6 x 1 GB (Tripple Channel Mode), Dual VGA MSI 4870 512 MB ( Crossfire Mode), dan Power Supply FSP Epsilon 900 Watt. Penggunaan mainboard dengan chipset Intel X58 disebabkan karena kebutuhan minimal dari Intel Core i7 hanya bisa menggunakan chipset tersebut.
Dari pengujian menggunakan komponen tersebut diatas, Windows XP tidak mendukung memory lebih dari 3,2 GB, juga karena driver mainboard hanya bisa berjalan di Windows Vista, ketika dicoba dalam Windows XP bluescreen of death (BSOD) sering kali terjadi.
Hasil pengujian kami paparkan sebagai berikut:
Kemampuan Overclocking :
Fitur Overcloking didalam processor Core i7 bisa dikatakan luar biasa. Kemampuan untuk melakukan setting didalam BIOS mainboard rumit dilakukan, sangat banyak fitur yang harus dipertimbangkan dalam melakukan setting overclocking. Berapa daya yang dibutuhkan untuk processor dan berapa suhu yang diinginkan bisa diset melalui bios. Fitur FSB (Front Side Bus) dan Multiplier seperti pada processor Intel sebelumnya digantikan oleh QPI. Setelah mencoba mengutak-atik setting kami mencoba untuk melakukan overcloking processor ini mencapai 4,2 GHZ, memang tidak terlalu tinggi karena didasari pemakaian HeatSink Standar bawaan.
Bandwidth Memory :
Pengujian kami lakukan dengan software SisoftSandra 2009. Dengan adanya teknologi Tri Channel memory ini, peningkatan kinerja memory terasa sangat signifika. Dari sebuah sistem intel Core 2 Duo dan dengan menggunakan mode dual channel peningkatan bandwidth memory lebih dari 100 %. Untuk processor Core 2 Duo diperoleh nilai 7000 sedangkan dengan processor Core i7 ini diperoleh nilai 16000-an.
Kemampuan Rendering :
Dengan menggunakan software Cinebench, rendering test yang diuji bisa dijalankan processor ini dengan sangat cepat, yaitu kurang lebih 3x dari kecepatan rendering menggunakan processor Core 2 duo. Pengolahan rendering gambar diperoleh nilai sekitar 18000, bandingkan dengan processor Core 2 Duo E7300 yang hanya sekitar 7000-an dan Core 2 Quad 6600 sekitar 9000-an.
Kemampuan 3D Gaming
Dengan menggunakan software Future Mark Vantage, score yang kami peroleh juga menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Test kami sebelumnya menggunakan processor intel Core 2 Duo dan memperoleh score 6000-an , dengan processor ini diperoleh score hampir 20000.
Secara garis besar teknologi Intel Core i7 membawa angin segar bagi pengguna PC Desktop kelas enthusiast, karena kemampuan processor ini memang luar biasa. Dengan adanya fitur-fitur yang baru dalam processor ini, peningkatan kinerja yang bisa dicapai memang signifikan. Mungkin yang menjadi kekurangan hanyalah dari sisi harga. Processor sample yang kami uji ini dipasaran berharga hampir 1000 USD, tentu saja akan menjadi penghambat yang cukup berarti bagi pengguna PC Desktop biasa. Tapi itulah Intel, sesuai dengan semboyan ” Leap Ahead”nya memang menjadi pelopor terdepan teknologi.
Written by Iwan
Quadra Jakal Komputer
Dimuat Di JawaPos Radar Jogja tanggal 29 Desember 2008
————————————————————————————————-
Mengapa Muncul Keypad Qwerty?
Apakah Kamu tahu bahwa QWERTY, sistem ketik yang kita pakai sekarang ini, sebenarnya diciptakan untuk memperlambat pengetikan? Hal ini terpaksa dilakukan karena pada awal mesin ketik diperkenalkan, pengetikan yang terlalu cepat akan membuat jarum-jarum alfabet yang bergerak naik turun sering bertabrakan.

Karena itu, letak huruf-huruf yang sering dipakai seperti vokal dan beberapa konsonan yang populer dipisah sejauh mungkin. Alasan tersebut tentu tidak berlaku lagi untuk komputer yang tidak membutuhkan jarum-jarum mekanik untuk menulis.
Beberapa upaya untuk mengganti sistem QWERTY dengan sistem papan ketik yang lebih efisien seperti sistem Dvorak sudah pernah dicoba. Sistem Dvorak, misalnya, meletakkan semua vokal dan konsonan yang paling sering dipakai di baris yang sama. Percobaan yang dilakukan menunjukkan kecepatan mengetik dengan sistem Dvorak meningkat pesat dibanding dengan sistem QWERTY.
Namun, kenapa Anda dan saya masih memakai keyboard QWERTY saat ini? Di sinilah kita melihat bekerjanya ekuilibrium sistem. Sebuah sistem yang sudah terlanjur populer dalam waktu lama akan membentuk sebuah ekosistem di mana semua komponennya yang saling terhubung dan menunjang satu sama lain.
Keterhubungan ini menciptakan semacam ekuilibrium yang sulit untuk digoyahkan oleh perubahan-perubahan kecil. Pihak yang melangkah keluar terlebih dahulu dari ekosistem tanpa diikuti pihak-pihak terkait lainnya, harus menghadapi risiko kegagalan sendiri. Ekuilibrium juga tidak menjanjikan solusi yang efektif dan efisien, setidaknya dalam pengertian ekonomi pasar bebas.
Pada kasus papan ketik komputer, untuk mengganti ke sistem Dvorak, kita harus melupakan keterampilan mengetik dengan sistem QWERTY dan mempelajari sistem baru. Selain itu, kita juga harus mengganti peralatan lama dengan peralatan baru. Ini jelas membutuhkan biaya dan tenaga.
————————————————————————————————-
Antisipasi Virus, Pentagon Siapkan Dana Rp1 triliun
WASHINGTON - Serangan cyber yang serius mengincar jaringan pemerintahan Amerika Serikat dan komersial, mendapat perhatian serius.
Memang, peningkatan serangan melalui dunia maya tengah meningkat di negeri Paman Sam. Untuk itulah, Departemen Pertahan AS siap menggelontorkan dana hingga USD100 juta atau sekira Rp1,1 trilun.

Nantinya, uang sebanyak itu akan digunakan untuk memperkuat jaringan eksternal komputer untuk menangkal virus.
“Terbukti banyak berita yang menyebutkan, kalau virus mampu melumpuhkan sistem komputer. Bahkan, jaringan militer sekalipun,” terang Komandan Jhon Davis dari Pentagon, seperti yang dilansir AFP, Rabu (8/4/2009).
Ditambahkan juga oleh Davis, uang tersebut juga digunakan untuk membersihkan jaringan guna mencegah datangnya serangan. Karena menurut mereka, jauh lebih baik mencegah daripada membayar perbaikan pasca serangan.
————————————————————————————————-
AS Buka Lowongan Hacker
Pemerintah Amerika Serikat tengah giat mendekati kelompok hacker. Ya, para peretas komputer tersebut bakal diandalkan untuk membantu menangkis serangan cyber yang tiada henti menerpa negara adidaya itu.
Dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (20/4/2009), iklan lowongan pun telah dipajang untuk mencari pakar komputer berbakat. Salah satu kriteria yang diinginkan, para hacker rekrutan ini harus bisa mengetahui pola pikir para penjahat cyber.
Iklan tersebut dibesut General Dynamics Information Technology untuk kepentingan Departemen Keamanan Negara.
Juru bicara General Dynamic mengatakan bahwa para hacker yang lolos saringan akan dipekerjakan untuk menganalisis ancaman yang menimpa sistem komputer pemerintah. Mereka juga diandalkan untuk memperbaiki celah keamanan yang ada.
Seperti diketahui, jaringan komputer Amerika Serikat terus mendapat serangan cyber secara kontinyu dari para cracker mancanegara. Negara-negara seperti Rusia dan China seringkali jadi basis serangan ke Amerika.
Source :
detikINET
————————————————————————————————-
Hacker Bersertifikat Termuda di Dunia
Mungkin sudah banyak cerita hacker muda di dunia. Namun yang satu ini berbeda, Shane Kelly pemuda tanggung yang berumur 16 tahun ini telah menyelesaikan kursus Certified Ethical Hacker. Kursus ini biasanya diselesaikan orang-orang dengan usia 21 tahun. Kursus Certified Ethical Hacker, adalah kursus bagaimana menjadi seorang hacker untuk mengamankan jaringan.
Dengan memegang cerifikat ini, seseorang akan diakui kemampuannya dalam melakuakan keamanan jaringan secara internasional. Shane Kelly yang telah berhasil menyelesaikan kursus ini, saat ini telah bekerja secara full time di sebuah perusaahan bisnis di dunia IT. Di bekerja di bagaian keamanan jaringanya.
“Saya telah tertarik pada komputer sejak saya masih 10 atau 11. Saya menjadi terbaik diawal tahun di sekolah, dan komputer menjadi hobi nyata bagi saya.” Kata Shane(dikutip dari birminghammail).
Rajive Kapoor, Kepala Business Development Security System Resource International, berkata: “Shane memiliki kemampuan besar di dunia Ethical Hacking dan menerapkan keterampilan ini dalam melindungi bisnis, menunjukkan tidak ada batas minimum.
Ayah Shane adalah seorang direktur Bandara Internasional Birmingham, berkata: “Saya sangat bangga kepada Shane, ia memiliki memberikan beberapa kejuan kepada saya atas kegemarannya dengan komputer, saya bangga kepada dia”.
————————————————————————————————-
Hacker Wanita China Lumpuhkan AS
INILAH.COM, Jakarta – Selama ini, AS boleh membanggakan industri persenjataannya. Namun untuk pertahanan cyber, negara adi kuasa juga kewalahan. Apalagi dengan serbuan hacker-hacker nasionalis China. Siapa sangka, motornya seorang wanita. Serangan cyber ke AS bukan hal baru. Tapi yang terbesar adalah pada 4 Mei 2001, saat situs Gedung Putih yang merupakan symbol pemerintahan mendapat serangan. Situs itu mulai mengeluarkan pesan error pada jam 8 pagi. Siang harinya, whitehouse.gov benar-benar mati total, akibat serangan yang disebut distributed denial-of-service (DDoS). Dari kejauhan hacker menyerang server Gedung Putih dengan ribuan permintaan. Akibatnya, situs itu menjadi macet.
Hacker China sejak awal memang menjadi masalah bagi AS. Terlebih saat pesawat AS, EP-3 reconnaissance yang terbang di selatan pantai China bertabrakan dengan pesawat jet serbu China F-8. Pilot AS berhasil lolos dari maut, tapi pilot China tidak berhasil menyelamatkan diri. Akibat peristiwa itu, hacker China naik pitam. Meskipun bukan serangan yang pertama, tapi gelombangan serangan itu adalah yanag paling besar. Bahkan New York Times menyebutnya sebagai Perang Dunia hacker. Beberapa serangan jelas-jelas menunjukkan dilakukan oleh hacker dari China. “Hancurkan Imperialisme Amerika [sic]! Serang arogansi anti China!” demikian pesan yang terpampang di salah satu situs Departemen Dalam Negeri AS.
“CHINA HACK!” juga muncul di halaman muka departemen buruh. “I AM CHINESE,” tulis seseorang di situs angkatan laut AS. Hacker dari Arab Saudi, Argentina dan India juga melakukan ulah yang sama. Serangan hacker China tidak terkoordinasi, namun intensitasnya tidak bisa dianggap sebelah mata. Selama dua tahun terakhir, mereka berhasil menyadap file penting milik NASA. Selain itu juga menguasai sistem komputer kritis milik Departemen Perdagangan. Sementara yang dianggap mendukung kemerdekaan Tibet termasuk situs CNN juga dilumpuhkan.
Sungguh tidak diyana salah satu kelompok hacker terbesar di China dipimpin oleh perempuan bernama Xiao Tian. Dia adalah pemimpin kelompok hacker yang disebut China Girl Security Team. Anggota kelompok yang mencapai 2.200 orang itu, bertanggung jawab pada berbagai aksi penggantian halaman depan berbagai situs. Selama bertahun-tahun komunitas intelijen AS telah mengkhawatirkan, pemerintah China melakukan serangan ke infrastruktur cyber. Lalu apakah hacker ini dikoordinir oleh pemerintah China? James C Mulvenon, direktur lembaga think tank pertahanan Center for Intelligence Research and Analysis mengatakan tindakan hacking China lebih digalang oleh warga sipil yang melakukan patriotic hacking.
Di China, menjadi hacker tampak jadi cita-cita anak mudanya. Perkembangan hacker sangat didukung oleh situasi, banyak terdapat majalah, serta terdapat banyak kelompok hacker yang saling bertukar keahlian. Survei Shanghai Academy of Social Sciences pada 2005 terhadap anak SD apakah lebih hacker atau bintang rock, 43% mengatakan lebih memuja hacker China. Bahkan sepertiganya mengatakan ingin menjadi salah satunya. Keinginan menjadi hacker itu dipicu oleh nasionalisme yang didorong oleh perkembangan internet. Generasi pascaTiananmen tak lagi giat di demokratisasi, tapi nasionalisme lebih ditunjukkan dengan beroposisi terhadap negara barat. Tapi pejuang internet China yang menyebut dirinya sebagai red hacker bertindak sendiri, namun secara tidak langsung seperti atas nama pemerintah China.
Hacker China juga gila perhatian dengan memposting kesuksesannya, menyediakan email, URL, bahkan nomor ponsel. Hacker bisa ditemui di berbagai situs, misalnya saja hackbase.com, hacker123.com, atau hack8.cn.
Pada Februari, Presiden Barack Obama meluncurkan program penyelidikan 60 hari keamanan cyber guna memperkuat pertahanan internetnya. Komisi China Economic and Security Review dalam laporannya menyebut, spionase cyber China bisa menjadi ancaman terbesar pada teknologi AS. Komisi itu menyebut pusat listrik serta air bisa menjadi target, selain itu air traffic control bandar udara, juga perbankan. Menyadari hal itu, pada Februari Presiden Obama mengajukan permintaan dana sebesar US$355 juta untuk mengamankan infrastrukltur cyber di sektor pemerintan maupun swata.
Apakah ini akan berhasil menghentikan hacker nasionalis dari China?



infonya mantap sobat,
Which WordPress template are you using?